SUKOHARJO — Pemilihan umum dan penegakan demokrasi senantiasa membutuhkan asupangagasan segar, objektif, dan visioner, terutama dari generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo dengan bangga meluncurkan sebuah karya kolaboratif bertajuk "Suara Muda di Ambang Jendela Demokrasi:Kumpulan Artikel Mahasiswa Kelas Khusus Penyelesaian Sengketa UIN Raden Mas Said Surakarta
Jilid I" .
E-book yang secara resmi dirilis ini merupakan buah karya intelektual dari para mahasiswa peserta Kelas Sengketa Gelombang I, sebuah program akademik progresif hasil kerja sama strategis antara Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta . Kehadiran buku ini menjadi medium penting untuk mengubah wacana kepemiluan dan penyelesaian sengketa—yang seringkali dianggap kaku dan rumit—menjadi diskursus yang renyah, modern, dan mudah dipahami oleh publik, khususnya generasi Z dan milenial.
"Kumpulan tulisan ini adalah bukti bahwa pemikiran kritis, keberanian menyampaikan gagasan, dan kepedulian terhadap bangsa akan selalu menemukan jalannya untuk didengar." Buku elektronik ini tidak hanya menyajikan teori di ruang kelas, tetapi juga memotret dinamika empiris demokrasi di lapangan . Terdapat beberapa tema besar yang dikupas tuntas melalui sudut pandang mahasiswa, di antaranya: strategi perluasan pengawasan partisipatif di tingkat perguruan tinggi dan pedesaan, evaluasi dinamika pemilu, kritik terhadap diskrepansi politik seperti politik uang, limitasi peran penyelenggara, hingga tinjauan kritis atas regulasi hukum dan etika demokrasi modern .
Kolaborasi ini merupakan langkah konkret kehumasan Bawaslu Sukoharjo dalam mengoptimalkan pendekatan komunikasi digital dan desain edukasi publik. Melanjutkan keberhasilan program-program inovatif kehumasan yang memotret persoalan sengketa dengan tampilan visual yang segar, publikasi
e-book ini dibalut dengan semangat keterbukaan informasi. Karya-karya civitas akademika kini didorong untuk keluar dari tembok kampus dan langsung menyentuh masyarakat luas secara transparan.
Peluncuran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi literasi yang komprehensif bagi praktisi hukum, penyelenggara pemilu, akademisi, dan segenap elemen
masyarakat. Sekaligus menjadi pemicu semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus mengawal kedaulatan rakyat demi kualitas demokrasi Indonesia yang lebih baik.
Unduh EBook melalui tautan dibawah