Tutup Rangkaian Kegiatan di Jakarta, PNS Baru Bawaslu Sukoharjo Siap Optimalkan Tata Kelola Lembaga
|
SUKOHARJO – Tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo resmi dilantik dan diambil sumpah atau janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, mulai Selasa hingga Kamis, 19–21 Mei 2026.
Ketiga PNS Bawaslu Sukoharjo yang baru dilantik tersebut yakni Kunti Kumala Sari, Mutiah Dwi Kasanah, dan Ramdhan Hardiyanto. Dalam momen ini, mereka hadir dengan didampingi langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Ali Mursidi.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS dilaksanakan pada hari pertama, Selasa (19/5). Setelah resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara, para PNS baru tersebut menerima sambutan dan arahan dari Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinan Eskol Tiar Sirait, yang menekankan pentingnya profesionalisme serta kemampuan untuk menempatkan dan mengukur kapasitas diri secara bijak sebagai seorang PNS.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, dalam arahannya menegaskan bahwa sebagai bagian dari pengawal demokrasi, setiap PNS Bawaslu wajib menjaga integritas, mematuhi kode etik, dan memberikan kontribusi terbaiknya demi kemajuan pengawasan pemilu di Indonesia.
Memasuki hari kedua, Rabu (20/5), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda Peningkatan Kapasitas Bawaslu dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Keuangan serta Reformasi Birokrasi. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para PNS baru dengan pemahaman tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Demi menyajikan materi yang berbobot, Bawaslu menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L) mitra strategis, antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara, Lembaga Administrasi Negara, Badan Pemeriksa Keuangan, Kementerian Hukum, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Fokus pembahasan dalam peningkatan kapasitas ini sangat krusial, mencakup Penguatan Kualitas Perencanaan Anggaran Berbasis Kinerja dan Kebutuhan Organisasi hingga Peran ASN dalam Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Bebas Korupsi.
Rangkaian kegiatan intensif ini resmi berakhir dan ditutup dengan dihadiri langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda. Dalam sambutannya, ia memberikan ucapan selamat sekaligus arahan agar para PNS yang baru dilantik mampu menjadi PNS yang kuat dalam hal kapasitas intelektual serta komunikasi publik, sekaligus jujur dalam artian mampu menjaga integritas.
Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. Dengan pelantikan dan pembekalan ini, PNS Bawaslu Kabupaten Sukoharjo diharapkan siap mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mewujudkan sekretariat yang bersih, transparan, dan akuntabel di tingkat daerah.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Editor: Prasto Efrizal N.