Perluas Jejaring Hingga Kemenag, Bawaslu Sukoharjo Jajaki Kerja Sama dengan MAN Sukoharjo
|
SUKOHARJO – Dalam rangka memperluas jangkauan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah berbasis keagamaan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menginisiasi proses awal kerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sukoharjo.
Langkah ini ditandai melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Kepala MAN Sukoharjo pada Rabu (21/10).
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo diwakili oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Asis Sulistyanto, dengan didampingi 3 orang staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.
Kehadiran rombongan Bawaslu Sukoharjo disambut hangat secara langsung oleh Kepala MAN Sukoharjo, Joko Susilo.
Pertemuan diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangan jajaran Bawaslu Sukoharjo, yang dilanjutkan dengan pemaparan detail mengenai gambaran serta bentuk-bentuk kerja sama yang dapat disinergikan antara kedua belah pihak.
Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Asis Sulistyanto, menegaskan betapa pentingnya penanaman pendidikan demokrasi serta pemahaman pengawasan partisipatif bagi generasi muda, khususnya kalangan pemilih pemula di tingkat madrasah.
Asis juga menyoroti nilai strategis dari kolaborasi ini sebagai terobosan penting bagi Bawaslu Sukoharjo.
"Pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula adalah investasi jangka panjang untuk kualitas pemilu kita. Kerja sama dengan MAN Sukoharjo ini menjadi langkah yang strategis, karena sejauh ini Bawaslu Sukoharjo belum memiliki jalinan kerja sama resmi dengan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama," ujar Asis Sulistyanto.
Inisiatif kerja sama dari Bawaslu Sukoharjo tersebut disambut terbuka dan penuh antusias oleh Kepala MAN Sukoharjo, Joko Susilo.
Dalam tanggapannya, ia menyampaikan kesamaan pandangan bahwa pembekalan pendidikan politik bagi para siswa madrasah memang sangat diperlukan sejak dini.
"Kami menyambut baik dan sangat terbuka dengan inisiatif kerja sama ini. Kami memiliki pemahaman yang sama bahwa pendidikan politik bagi siswa sangat penting guna meningkatkan kualitas demokrasi kita, terutama dalam rangka menghasilkan pemimpin serta wakil rakyat terpilih yang benar-benar mampu membawa kesejahteraan dan perbaikan bagi masyarakat," ungkap Joko Susilo.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti hasil diskusi.
Sebagai langkah konkret berikutnya, Bawaslu Sukoharjo dan MAN Sukoharjo akan berkolaborasi dalam merumuskan draf Nota Kesepahaman (MoU) sebagai pijakan resmi pelaksanaan berbagai program di lingkungan MAN Sukoharjo.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Penyunting: Prasto Efrizal N.