Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Bawaslu Sukoharjo Teguhkan Komitmen Jaga Kedaulatan Negara

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Bawaslu Sukoharjo Teguhkan Komitmen Jaga Kedaulatan Negara

SUKOHARJO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di lingkungan internal lembaga sebagai bentuk refleksi semangat nasionalisme dan penguatan integritas pengawasan pemilu.

Penyelenggaraan upacara dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Mei 2026 pukul 07.30 WIB s.d. selesai, bertempat di Halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo

Upacara ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Agenda ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran Anggota Bawaslu Sukoharjo, jajaran pimpinan sekretariat, serta seluruh staf dan pendukung di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.

Pada peringatan tahun ini, Hari Kebangkitan Nasional mengusung tema sentral “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini dinilai sangat relevan dengan nafas perjuangan Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

Dalam amanatnya, Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki, menyampaikan bahwa momentum Harkitnas ke-118 harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran pengawas pemilu untuk terus menjaga hak-hak politik generasi muda (tunas bangsa) serta memastikan proses demokrasi berjalan jujur dan adil demi kedaulatan NKRI.

"Menjaga tunas bangsa bukan hanya tugas sektor pendidikan, tetapi juga tanggung jawab kita di sektor demokrasi. Dengan memastikan pemilu yang bersih dan berintegritas, kita sedang menyiapkan pondasi yang kuat untuk masa depan mereka," ujar Rochmad Basuki dalam sambutannya.

Seluruh peserta upacara yang mengenakan seragam KORPRI lengkap tampak mengikuti jalannya prosesi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945 dengan penuh khidmat.

Melalui momentum ini, Bawaslu Sukoharjo kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan partisipatif, memperkuat kelembagaan, serta mengedukasi pemilih pemula agar tidak terjerumus dalam praktik politik uang maupun polarisasi informasi. Kebangkitan nasional di era modern ini dimaknai sebagai kebangkitan kesadaran politik yang sehat dan bermartabat.

Upacara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberlanjutan demokrasi yang damai, serta kelancaran tugas-tugas pengawasan yang diemban oleh Bawaslu Kabupaten Sukoharjo ke depan.

Penulis: Ramdhan Hardiyanto

Editor: Prasto Efrizal N.