Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sukoharjo Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Cetak Kader Pengawal Demokrasi

Bawaslu Sukoharjo Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Cetak Kader Pengawal Demokrasi

SUKOHARJO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo secara resmi menggelar Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Selasa, 23 Juni 2026. Bertempat di Ruang Auditorium, Perpustakaan Umum Kabupaten Sukoharjo, kegiatan ini menjadi bagian integral dari agenda P2P berskala nasional yang sebelumnya telah dibuka secara resmi di tingkat nasional serta tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kabupaten Sukoharjo melibatkan sebanyak 40 orang peserta yang didominasi oleh unsur Pramuka (Saka Adhyasta Pemilu) dan kelompok Pemilih Pemula. Kehadiran generasi muda ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperluas jangkauan pengawasan partisipatif pemilu di masyarakat.

Acara yang berlangsung sejak pagi hari pukul 09.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti. Momentum penting ini juga dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, mulai dari Ketua, Anggota, hingga Kepala Sekretariat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, memberikan penekanan khusus mengenai urgensi keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. "Kegiatan ini ditujukan sebagai pendidikan politik kepada masyarakat guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam melaksanakan pengawasan partisipatif untuk mengawal pelaksanaan Pemilu ke depan," ujar Rochmad Basuki dalam sambutannya.

Sebelum memasuki ruang kelas tatap muka ini, seluruh peserta sebelumnya telah menyelesaikan tahapan pembelajaran mandiri secara daring (online). Melalui sesi P2P di Auditorium Perpustakaan Umum ini, para peserta mendapatkan pendalaman materi yang lebih komprehensif dari Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.

Bawaslu Sukoharjo Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Cetak Kader Pengawal Demokrasi 2

Sesi pendalaman pengetahuan dan keterampilan tersebut dibagi ke dalam empat fokus teknis utama, yaitu Teknis Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu, Teknis Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu, Teknis Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, serta Teknis Pengembangan dan Penguatan Jaringan Gerakan Pengawasan Partisipatif.

Masing-masing sesi ini diisi langsung oleh Koordinator Divisi terkait dari Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, dengan didampingi secara intensif oleh fasilitator dari unsur Staf Bawaslu Sukoharjo. Kombinasi pemateri ini memastikan teori pengawasan dapat ditransformasikan menjadi keterampilan praktis yang siap diterapkan di lapangan.

Rangkaian kegiatan P2P ini berlangsung dinamis dan diikuti oleh seluruh peserta dengan antusias hingga sore hari. Guna mengantisipasi kejenuhan dan memastikan materi terserap dengan baik, Bawaslu Sukoharjo mengemas metode pembelajaran agar lebih interaktif. Salah satunya dengan menyertakan kuis interaktif secara daring (online quiz) yang berisi pertanyaan seputar kepemiluan serta tugas pokok dan fungsi Bawaslu.

Melalui pelaksanaan P2P ini, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus merangkul elemen pemuda dan pemilih pemula serta unsur masyarakat lainnya agar tidak hanya menjadi objek dalam kontestasi politik, melainkan menjadi subjek aktif yang turut menentukan kualitas dan integritas Pemilu di masa depan.

Penulis: Ramdhan Hardiyanto

Editor: Prasto Efrizal N.