Bawaslu Sukoharjo Terus Tingkatkan Peran Saka Adhyasta dalam Pengawasan Partisipatif
|
SUKOHARJO – Langkah nyata dalam memperluas jejaring pengawasan Pemilu di kalangan generasi muda terus digencarkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo.
Berkolaborasi dengan Gerakan Pramuka, Bawaslu Sukoharjo menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengawasan Partisipatif bersama Saka Adhyasta Pemilu di Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sukoharjo pada Jumat (23/10).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh 30 peserta perwakilan Anggota Pramuka dari Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Sukoharjo.
Pertemuan ini turut dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo serta jajaran Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Sukoharjo.
Menyambut positif kegiatan ini, Waka. Bina Satuan Kwarcab Sukoharjo, Suripman, menyampaikan harapannya agar para anggota Saka Adhyasta mampu menyerap seluruh ilmu dan arahan terkait pengawasan Pemilu, khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Ia menekankan pentingnya posisi Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
"Melalui kegiatan ini, semoga adik-adik Saka Adhyasta dapat menerima arahan dengan baik terkait pengawasan pemilu di Kabupaten Sukoharjo. Kami juga berharap Pramuka tetap menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah untuk terus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan kedisiplinan," ujar Suripman.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, menggarisbawahi bahwa keterlibatan Pramuka merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang berintegritas.
Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu menjadi instrumen penting yang kemudian diturunkan ke dalam berbagai program pengawasan partisipatif di lapangan.
"Adik-adik inilah calon pemimpin masa depan. Karena itu, Bawaslu bekerja sama dengan Gerakan Pramuka membentuk Saka Adhyasta sebagai wadah pengawasan partisipatif. Harapannya, minimal adik-adik bisa menjadi pemilih yang cerdas, mampu menolak politik uang, serta bijak membedakan informasi hoaks. Lebih jauh lagi, pengetahuan yang didapat hari ini bisa dibagikan kepada teman-teman di sekolah masing-masing," tegas Rochmad.
Usai menyampaikan sambutan dan arahannya, Rochmad Basuki secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengawasan Partisipatif bersama Saka Adhyasta Pemilu.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang dirancang untuk membekali para peserta dengan pemahaman teoritis maupun praktis dalam pengawasan Pemilu.
Materi pertama yakni Dari Generasi Muda untuk Pemilu yang Jujur dan Adil, disampaikan oleh Pengurus Kwarcab Sukoharjo, Sukeksi.
Dalam paparan ini, Sukeksi mengajak peserta untuk memahami peran vital generasi muda dalam menjaga moralitas dan keadilan dalam proses pemilu, serta pentingnya integritas bagi pemilih pemula.
Materi kedua yakni Peran Saka Adhyasta dalam Pemilu: Saka Adhyasta Pemilu sebagai Pelopor Pengawasan Partisipatif di Masyarakat, disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Asis Sulistyanto.
Asis memaparkan langkah teknis dan peran konkret yang dapat dilakukan oleh anggota Saka Adhyasta di lingkungan masyarakat, mulai dari mengenali bentuk pelanggaran pemilu hingga melaporkan pelanggaran secara tepat.
Guna memastikan hak pilih dan melindungi privasi peserta, kegiatan diakhiri dengan praktik langsung yang dipandu oleh Kasubbag. Pengawasan Pemilu dan Humas, Adhi Rangga S. A.
Seluruh peserta diajak melakukan pengecekan data diri secara real-time melalui laman cekdptonline.kpu.go.id serta portal infopemilu.kpu.go.id.
Penelusuran ini bertujuan memastikan nama para peserta telah terdaftar resmi dalam DPT sekaligus mengantisipasi potensi pencatutan identitas secara sepihak oleh partai politik.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Penyunting: Prasto Efrizal N.