Bawaslu Sukoharjo dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kolaborasikan Duta Wisata Jadi Duta Demokrasi
|
SUKOHARJO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo pada Senin (18/05/2026).
Bertempat di Ruang Rapat Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo, pertemuan ini berfokus pada penguatan pengawasan partisipatif serta penegakan regulasi penggunaan aset wisata daerah.
Hadir dalam pertemuan ini, Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Supriyanto dan Eko Budiyanto, serta Kasubbag. Aditya Pradana, serta 3 orang staf. Perwakilan Bawaslu Sukoharjo diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo, Herdis Kurnia Wijaya.
Dalam agenda tersebut, Bawaslu juga menyoroti kerawanan terkait fenomena pencatutan data diri masyarakat pada Sistem Informasi Pencalonan (SILON). Selanjutnya, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo memberikan rambu-rambu agar seluruh tempat wisata wisata milik pemerintah daerah tidak digunakan untuk kegiatan yang berbau politik praktis. Aturan ini dikecualikan bagi gedung yang sejak awal memang difungsikan untuk fasilitas umum.
Menyikapi hal tersebut, Herdis Kurnia Wijaya melalui Bidang Kepemudaan siap bergerak ke level bawah melalui keorganisasian pemuda lewat agenda Karang Taruna di tingkat kecamatan melalui forum 3M demi mendorong gerakan taat regulasi serta memutus penyebaran berita bohong (hoax).
Sementara di Bidang Pariwisata, sinergi diperkuat dengan mengoptimalkan peran finalis Karantina Mas Mbak Sukoharjo. Para Duta Wisata yang juga mengemban misi sebagai Duta Narkoba dan Kawasan Tanpa Rokok tersebut, kini turut didapuk menjadi Duta Demokrasi.
Dengan muatan sebagai talenta muda yang berpendidikan, percaya diri, agen perubahan, serta influencer, kolaborasi ini diharapkan efektif dalam menyebarkan pesan-pesan edukasi pemilu positif kepada pemilih pemula yang tidak memiliki tendensi politik.
Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo itu menyatakan pihak dinas memahami betul pesan yang disampaikan, siap bersinergi, dan memastikan seluruh pesan edukasi akan tersampaikan dengan baik.
Bawaslu Sukoharjo juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini berfokus untuk mengawal tiga isu utama yaitu, Tolak Politik Uang, Anti Hoaks, dan Stop Isu SARA. Herdis Kurnia Wijaya menyatakan jajaran dinas memahami betul kolaborasi ini dan siap bersinergi menyebarkan muatan edukasi demi mengawal tiga isu utama Bawaslu tersebut.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Editor: Prasto Efrizal N.