Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Kapasitas Digital, Bawaslu Sukoharjo Gelar Pelatihan Kehumasan dan Pemanfaatan AI

Tingkatkan Kapasitas Digital, Bawaslu Sukoharjo Gelar Pelatihan Kehumasan dan Pemanfaatan AI

SUKOHARJO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo terus berupaya memperkuat performa lembaga melalui digitalisasi informasi. Pada Rabu (14/01/2026), Bawaslu Kabupaten Sukoharjo secara resmi menyelenggarakan kegiatan internal bertajuk "Pelatihan Kehumasan dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)".

Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.30 WIB ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh jajaran staf teknis dan sekretariat dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas kehumasan guna menghadapi tantangan pengawasan pemilu di era informasi yang kian cepat.

Menariknya, pelatihan ini tidak mengundang pemateri dari luar, melainkan memaksimalkan potensi internal. Bertindak sebagai narasumber adalah Prasto Efrizal Nugroho dan Ramdhan Hardiyanto, yang merupakan staf kehumasan Bawaslu Sukoharjo. Format ini sengaja dipilih agar pelatihan dapat menjadi media belajar bersama (peer learning) dan berbagi pengetahuan (knowledge sharing) yang lebih interaktif dan tepat sasaran.

Tingkatkan Kapasitas Digital, Bawaslu Sukoharjo Gelar Pelatihan Kehumasan dan Pemanfaatan AI 2

Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Asis Sulistyanto dalam arahannya menyampaikan bahwa penguatan internal melalui berbagi pengetahuan antar staf adalah langkah strategis. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan sesi praktik langsung, di mana para peserta mencoba mengoperasikan beberapa perangkat lunak berbasis AI untuk membantu efektivitas dan mempercepat publikasi kehumasan. 

Semangat kolaborasi sangat terasa, menunjukkan komitmen Bawaslu Sukoharjo untuk tetap relevan dan inovatif dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan informasi publik. Melalui langkah ini, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo optimistis bahwa kualitas publikasi dan keterbukaan informasi publik akan semakin meningkat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap integritas pengawas pemilu tetap terjaga kuat di masa depan.

Penulis: Ramdhan Hardiyanto

Editor: Prasto Efrizal N.