Sinergi Pemuda dan Bawaslu Sukoharjo Warnai Peringatan 80 Tahun Kabupaten Sukoharjo
|
SUKOHARJO – Alun-alun Satya Negara hari ini dipenuhi warna dan riuh kegembiraan. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar rangkaian peringatan Hari Lahir ke-80 Kabupaten Sukoharjo sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema besar "Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju", Rabu (15/7/2026).
Kemeriahan perayaan dimulai sejak pagi dengan prosesi Kirab Petikan Naskah Penting cikal bakal berdirinya Kabupaten Sukoharjo. Rombongan pembawa lambang daerah tersebut melintasi rute dari kantor Sekretariat Daerah menuju Alun-alun Satya Negara.
Meskipun dikemas dengan format yang lebih sederhana, salah satunya dengan meniadakan sesi flashmob pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), namun kemeriahan acara sama sekali tidak berkurang. Kehadiran ribuan masyarakat menjadi bukti antusiasme yang luar biasa.
Beberapa daya tarik utama dalam perayaan kali ini meliputi Flashmob Tari Gambyong Sukoharjo Makmur: sebuah mahakarya dari Niken, guru berbakat dari SMPN 3 Weru, yang dibawakan secara kolosal oleh 8.000 pelajar dan penari lokal. Gerakan gemulai nan serempak ini sukses memukau seluruh hadirin.
Selain itu ada pula Pesta Rakyat 12 Gunungan, sebagai simbol rasa syukur, sebanyak 12 gunungan yang mewakili 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo diarak dan dibagikan kepada masyarakat. Setiap gunungan berisi makanan serta produk-produk khas unggulan dari masing-masing daerah.
Di jajaran tamu kehormatan, tampak hadir Eko Budiyanto, Anggota sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Duduk bersama jajaran Kepala Dinas dan Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo, kehadiran Bawaslu menegaskan komitmen lembaga pengawas pemilu ini untuk selalu bersinergi dalam setiap ruang kultural dan pemerintahan di Sukoharjo.
"Peringatan hari lahir ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali kedaulatan rakyat yang menjadi fondasi utama demokrasi kita," ujar Eko di sela-sela acara.
Sesaat setelah upacara dan pesta rakyat selesai, Eko Budiyanto memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan ramah tamah sekaligus Konsolidasi Demokrasi bersama Pradistya Fiqri Bagaskoro, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukoharjo masa bakti 2026–2029.
Dalam pertemuan informal yang produktif tersebut, Fiqri menegaskan bahwa pemuda Sukoharjo siap mengambil peran aktif dalam mengawal jalannya demokrasi yang sehat.
Ketua DPD KNPI Sukoharjo menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi erat dengan Bawaslu Sukoharjo dalam menyelenggarakan program edukasi politik dan pengawasan partisipatif bagi generasi muda.
Sinergi ini diharapkan mampu mencetak kader-kader muda yang tidak hanya melek politik, tetapi juga aktif mencegah pelanggaran demokrasi di tingkat akar rumput.
Kolaborasi segar antara pengawas pemilu dan organisasi kepemudaan terbesar di Sukoharjo ini, diharapkan menjadi salah satu kado terbaik bagi hari lahir ke-80 Kabupaten Sukoharjo menuju masyarakat yang semakin berdaulat dan sejahtera.
Penulis: Chrisstar D. Sukoco
Penyunting: Ramdhan Hardiyanto