Lompat ke isi utama

Berita

Menjaga Demokrasi Lewat Udara: Bawaslu Sukoharjo Isi Talkshow di Radio ITB AAS

Menjaga Demokrasi Lewat Udara: Bawaslu Sukoharjo Isi Talkshow di Radio ITB AAS

SUKOHARJO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat demokrasi di Kabupaten Sukoharjo. Pada Selasa, 2 September 2025 pukul 10.00 WIB, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Sukoharjo, Supriyanto, hadir sebagai narasumber dalam talkshow bertajuk “Kemerdekaan bagi Demokrasi di Indonesia” yang disiarkan langsung melalui Radio ITB AAS 107.9 FM.

Talkshow ini digelar dalam rangka memelihara semangat kemerdekaan Indonesia sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilu yang bersih dan berintegritas. Dalam sesi tersebut, Supriyanto mengulas secara mendalam makna kemerdekaan 1945 sebagai fondasi utama lahirnya sistem demokrasi di tanah air. Ia juga memaparkan sejarah panjang pemilu Indonesia, mulai dari pemilu pertama tahun 1955 hingga dinamika politik di era reformasi.

Menurut Supriyanto, Bawaslu memiliki peran strategis sebagai “penjaga gawang demokrasi” yang bertugas memastikan proses pemilu berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia menekankan bahwa pengawasan bukan hanya tugas lembaga, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. “Sejarah mencatat, pemilu tidak akan berjalan jujur tanpa mata dan telinga rakyat sendiri,” tegas Supriyanto dalam siaran tersebut.

Acara berlangsung secara interaktif, dengan diskusi yang menyentuh berbagai isu aktual seperti tantangan pengawasan di era digital, maraknya hoaks politik, praktik politik uang, serta disinformasi yang dapat merusak integritas pemilu. Supriyanto juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan pelanggaran dan menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif.

Talkshow ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran publik bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga kewajiban warga negara yang peduli terhadap masa depan bangsa. Dengan edukasi politik yang terus digalakkan, Bawaslu Sukoharjo berharap tercipta pemilu yang sehat, berdaulat, dan mencerminkan kehendak rakyat secara utuh.

Penulis: Siti Nur Latifah

Editor: Ramdhan H.