Lompat ke isi utama

Berita

Libatkan Budayawan, Bawaslu Sukoharjo Perkuat Pengawasan Partisipatif Berbasis Kearifan Lokal

Libatkan Budayawan, Bawaslu Sukoharjo Perkuat Pengawasan Partisipatif Berbasis Kearifan Lokal

SUKOHARJO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo terus memperluas jangkauan pengawasan pemilu dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat. Pada Senin (27/04/2026), Bawaslu Sukoharjo melakukan agenda konsolidasi demokrasi yang unik dengan melibatkan tokoh budayawan lokal guna membahas strategi pengawasan berbasis kearifan lokal.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Anggota Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto, bersama Budayawan Sukoharjo, Romo Hartono, bertempat di pendopo Romo Hartono. Keduanya berdiskusi intensif mengenai cara mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam mengawal proses demokrasi di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kesempatan ini, Eko Budiyanto menekankan bahwa masyarakat tidak hanya sekadar menjadi pemilih, tetapi harus "melek hukum" terkait regulasi pemilu. Hal ini penting agar masyarakat mampu mengidentifikasi dan melaporkan potensi pelanggaran di lingkungan sekitar.

Libatkan Budayawan, Bawaslu Sukoharjo Perkuat Pengawasan Partisipatif Berbasis Kearifan Lokal 2

Penggunaan kearifan lokal dinilai sebagai instrumen efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pengawasan secara lebih persuasif dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui pelibatan budayawan dalam upaya tersebut, diharapkan mampu menyentuh sisi etika dan moralitas dalam berdemokrasi. Sehingga tercipta suasana pemilu yang damai dan bermartabat.

"Masyarakat harus memiliki pemahaman hukum yang kuat. Dengan menggandeng tokoh budaya seperti Romo Hartono, kami ingin pesan pengawasan ini masuk ke sanubari masyarakat melalui pendekatan nilai-nilai lokal yang kita miliki," ujar Eko.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Sukoharjo berharap tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan mandiri meningkat secara signifikan. Konsolidasi ini sekaligus menjadi pemantik bagi munculnya gerakan pengawasan partisipatif yang organik, di mana budaya jujur dan adil menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan demokrasi di Kabupaten Sukoharjo.

Penulis: Chrisstar D. Sukoco

Editor: Ramdhan Hardiyanto