Lompat ke isi utama

Berita

Hadir Sebagai Narasumber, Ketua Bawaslu Sukoharjo Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan

Ketua Bawaslu Sukoharjo Menjadi Narasumber dalam Kegiatan Sosialisasi Politik

SUKOHARJO — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Juli 2025 ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wijaya 1, Gedung Menara Wijaya Lantai 9 ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang telah dilaksanakan sejak hari Senin, 21 Juli 2025 dan dijadwalkan akan selesai di hari Jumat, 25 Juli 2025. Peserta yang hadir merupakan tokoh masyarakat dari tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Sukoharjo yang dibagi ke dalam 4 Dapil.

Dalam kegiatan yang digelar selama lima hari tersebut, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo mendapat jadwal untuk menjadi narasumber pada tanggal 22, 24 dan 25 Juli 2025. Untuk jadwal pada 22 Juli 2025 dihadiri oleh tokoh masyarakat dari Dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Bulu, Kecamatan Tawangsari dan Kecamatan Weru. 

Di hadapan tokoh masyarakat dari ketiga kecamatan tersebut, Rochmad Basuki menekankan pentingnya partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemilihan Umum maupun Pemilihan Kepala Daerah. Dimulai dengan menjelaskan pengertian pemilih dan partisipasi pemilih, kemudian dilanjutkan dengan memaparkan data-data dalam Pemilu 2024 dan Pilkada 2024. Ketua Bawaslu Sukoharjo lalu mengajak peserta untuk mencermati tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi pemilih, serta bagaimana Pengawasan Partisipatif dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih melalui pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Ia menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat dapat menjadi salah satu indikator kualitas demokrasi dan di saat yang sama dapat meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Sebab keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan menjadi kunci untuk memastikan integritas prosesnya. Ketika masyarakat terlibat aktif, kualitas pemilu juga akan meningkat. Oleh karena itu, Ketua Bawaslu Sukoharjo kembali mengingatkan kepada peserta yang hadir akan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat Kabupaten Sukoharjo. “Partisipasi pemilih bukan sekedar angka statistik, melainkan bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam menentukan arah pembangunan bangsa,” tegas Rochmad.

Sebelum menutup paparannya, Rochmad Basuki juga menyampaikan data-data terkait penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh Bawaslu Sukoharjo dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 dan Pemilihan 2024. Diharapkan melalui pemaparan materi yang berlangsung interaktif, dengan sejumlah peserta memberikan pertanyaan, dapat meningkatkan kesadaran politik serta membentuk pemahaman yang lebih luas bagi tokoh masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

Penulis: Ramdhan Hardiyanto

Editor dan Foto: Prasto Efrizal N.