Lompat ke isi utama

Berita

Dari Aula ke Arena Debat: Bawaslu Sukoharjo Bangun Semangat Hukum Pemilu di Kampus Univet

Dari Aula ke Arena Debat Bawaslu Sukoharjo Bangun Semangat Hukum Pemilu di Kampus Univet

SUKOHARJO — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo melakukan kegiatan monitoring ke Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) Sukoharjo pada Senin (6/10/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memantau sekaligus memberikan dukungan terhadap persiapan UNIVET dalam mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-V Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia.

Kegiatan monitoring dilaksanakan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNIVET dan disambut langsung oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum beserta Kepala Program Studi Hukum, Siti Fatimah, S.H., M.H.. Sementara dari pihak Bawaslu Kabupaten Sukoharjo diwakili oleh Supriyanto, Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo yang membidangi Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.

Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan apresiasi atas antusiasme UNIVET dalam mengikuti ajang debat nasional yang mengusung tema “Penguatan Penegakan Hukum Pemilu”. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, namun juga merupakan wadah pembelajaran dan peningkatan kapasitas mahasiswa dalam memahami regulasi dan dinamika kepemiluan.

“Harapannya pihak kampus bisa mengikuti kompetisi debat ini dengan baik, mengingat ajang ini berskala nasional dan menjadi momentum penting untuk mengukur kapabilitas serta kualitas kampus agar lebih dikenal masyarakat luas,” ujar Supriyanto.

Dari Aula ke Arena Debat Bawaslu Sukoharjo Bangun Semangat Hukum Pemilu di Kampus Univet 2

Sementara itu, Siti Fatimah selaku Kaprodi Hukum UNIVET menyampaikan bahwa tim kampus saat ini telah memasuki tahap akhir persiapan. Salah satu syarat administrasi berupa artikel ilmiah tengah dalam proses penyelesaian.

“Sejauh ini untuk pembuatan artikel tinggal finishing saja. Kami targetkan sebelum hari Kamis, video dan artikel sudah selesai agar dapat segera didaftarkan ke Bawaslu RI,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak fakultas memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa peserta, baik dari sisi pembimbingan akademik maupun teknis penyusunan materi debat.

Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dalam memperluas jejaring pendidikan politik dan hukum kepemiluan di kalangan akademisi. Tidak hanya UNIVET, Bawaslu Sukoharjo juga secara aktif mendorong perguruan tinggi lain di wilayah Kabupaten Sukoharjo untuk turut berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

“Kami terus memantau dan mendorong partisipasi kampus-kampus di Sukoharjo, seperti ITB AAS dan UIN Raden Mas Said, agar ikut serta dalam ajang ini. Partisipasi mereka akan memperkuat ekosistem pendidikan hukum pemilu di tingkat lokal maupun nasional,” pungkas Supriyanto.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo berharap semangat kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan institusi pendidikan dapat terus terjalin. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan debat penegakan hukum pemilu juga diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, memahami nilai keadilan dalam Pemilu, serta menumbuhkan kepedulian terhadap integritas demokrasi di Indonesia.

Penulis dan Foto: Yudhi A.

Editor: Ramdhan H.