Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sukoharjo Tindak Lanjuti Kesuksesan Kerja Sama Bersama ITB AAS Indonesia

Bawaslu Sukoharjo Tindak Lanjuti Kesuksesan Kerja Sama Bersama ITB AAS Indonesia

SUKOHARJO – Bawaslu Kabupaten Sukoharjo terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi demokrasi, pengawasan partisipatif, dan pendidikan hukum kepemiluan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan dari Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia di Kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Kamis (30/7/2026), sebagai tindak lanjut atas kerja sama yang telah terjalin melalui Program Bawaslu Mengajar.

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan ITB AAS Indonesia. Sebelumnya, kedua institusi telah sukses melaksanakan Program Bawaslu Mengajar yang menghadirkan jajaran Bawaslu sebagai narasumber dalam pengayaan Mata Kuliah Hukum Tata Negara (HTN). Program tersebut mendapat respons positif dari sivitas akademika karena mampu menghubungkan teori hukum yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik penyelenggaraan pemilu dan pengawasan di lapangan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai hasil pelaksanaan program sekaligus mengevaluasi peluang pengembangannya pada semester mendatang. Bawaslu Kabupaten Sukoharjo berharap Program Bawaslu Mengajar tidak berhenti sebagai kegiatan insidental, tetapi dapat menjadi agenda akademik yang berkelanjutan sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengawasan pemilu, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa proses pemilu, serta pengawasan partisipatif.

Selain membahas keberlanjutan program, kunjungan tersebut juga bertujuan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan administrasi dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan bersama. Verifikasi tersebut meliputi dokumen pelaksanaan Program Bawaslu Mengajar maupun kegiatan siaran edukasi kepemiluan melalui Radio Komunitas AAS FM, media penyiaran kampus ITB AAS Indonesia yang menjadi sarana penyebarluasan informasi dan pendidikan kepada sivitas akademika maupun masyarakat.

Proses verifikasi administrasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pelaksanaan kerja sama terdokumentasi secara baik dan memenuhi aspek akuntabilitas kelembagaan. Kelengkapan administrasi juga diharapkan menjadi landasan dalam memperluas bentuk kolaborasi antara kedua institusi pada masa mendatang.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak juga menjajaki berbagai peluang kerja sama lain yang dapat dikembangkan, tidak hanya melalui Program Bawaslu Mengajar, tetapi juga melalui kegiatan edukasi demokrasi, sosialisasi pengawasan partisipatif, publikasi kelembagaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan media komunikasi publik yang melibatkan sivitas akademika ITB AAS Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Sukoharjo memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Kampus merupakan ruang lahirnya generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah nyata Bawaslu dalam memperluas pendidikan politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa.

Di sisi lain, kerja sama tersebut juga memberikan nilai tambah bagi ITB AAS Indonesia. Mahasiswa memperoleh kesempatan belajar secara langsung dari praktisi kepemiluan sehingga materi yang diperoleh di ruang perkuliahan dapat diperkaya melalui pengalaman empiris mengenai penyelenggaraan pengawasan pemilu. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi akademik sekaligus membangun kesadaran mahasiswa sebagai pemilih cerdas dan calon pengawas partisipatif di masa depan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sekaligus menjajaki bentuk kerja sama yang lebih luas antara Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan ITB AAS Indonesia. Kedua institusi berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan pendidikan, penguatan literasi demokrasi, serta peningkatan kualitas partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui kemitraan yang berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo berharap dunia akademik dapat terus menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, integritas, dan tanggung jawab dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.

Penulis: Yudhi Atmaja

Penyunting: Ramdhan Hardiyanto