Bawaslu Sukoharjo Siapkan Strategi Terbaik Sambut Program "Bawaslu Membelajarkan Volume 2"
|
SUKOHARJO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo secara resmi memulai langkah konsolidasi internal guna menyukseskan keikutsertaan dalam program Bawaslu Membelajarkan Volume 2. Mengusung tema besar Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029, program skala nasional ini dirancang Bawaslu RI sebagai wadah pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan kajian konseptual, pengalaman empiris, praktik baik (best practices), inovasi, serta isu strategis kepemiluan ke dalam proses yang terstruktur.
Inisiatif nasional ini diselenggarakan untuk memperkuat budaya organisasi pembelajar (learning organization) sekaligus memantapkan sistem manajemen pengetahuan (knowledge management) di lingkungan Bawaslu. Program ini melibatkan seluruh Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia, baik sebagai Peserta maupun Presenter. Setiap peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan secara berjenjang, mulai dari Tahap Seleksi Awal (Video-Based Learning Stage), Tahap Knowledge Showcase (Comparative Learning Stage), hingga puncaknya pada Tahap Grand Final Nasional (National Excellence Stage).
Dalam struktur pembagian topik nasional, materi presentasi untuk Bawaslu Provinsi terbagi ke dalam 16 topik/6 klaster, sementara untuk tingkat Bawaslu Kabupaten/Kota mencakup 32 topik/7 klaster. Bawaslu Kabupaten Sukoharjo sendiri masuk ke dalam Klaster 2, yakni Tata Kelola Tahapan Pemilu, dengan fokus pada topik Tata Kelola Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilu: Mitigasi Risiko, Kepatuhan Persyaratan, dan Efektivitas Pengawasan.
Merespons penugasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo bergerak cepat melakukan pembagian tugas dan koordinasi di masing-masing divisi untuk merancang materi serta konten visual terbaik.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, menginstruksikan seluruh divisi untuk langsung memetakan regulasi dan data pengawasan yang dimilikinya.
"Untuk Klaster Kabupaten Sukoharjo adalah terkait verifikasi parpol, mari kita pelajari bersama terkait regulasi dan temuan di lapangan baik pengalaman empiris maupun hal lain, dan gambaran-gambaran yang mungkin bisa kita susun dalam pembuatan video Bawaslu Membelajarkan. Setiap divisi agar melakukan pembahasan terlebih dahulu secara internal," tegas Rochmad Basuki saat memberikan arahan internal.
Melalui pendalaman materi per divisi, diharapkan dapat menghasilkan penyampaian video pembelajaran yang komprehensif. Bawaslu Kabupaten Sukoharjo optimistis dapat memenuhi aspek-aspek penilaian, guna menghasilkan video pembelajaran yang bermanfaat bagi penguatan ekosistem pengawasan Pemilu 2029 mendatang.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Penyunting: Prasto Efrizal N.