Bawaslu Sukoharjo Serahkan Buku untuk Pojok Literasi Demokrasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sukoharjo
|
SUKOHARJO — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo melakukan kunjungan resmi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sukoharjo, Selasa (22/7/2025), dalam rangka penyerahan buku dan produk literasi lain hasil karya Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan masyarakat. Buku-buku tersebut akan menjadi koleksi awal untuk mengisi “Pojok Literasi Demokrasi”, sebuah ruang edukatif yang bertujuan memperluas pemahaman publik tentang demokrasi dan kepemiluan. Sekaligus sebagai upaya mempublikasikan tulisan dan buku hasil kerja pengawasan kepada masyarakat. Adanya “Pojok Literasi Demokrasi” ini diharapkan dapat mendorong kesadaran demokrasi sejak dini melalui bahan bacaan yang informatif dan inspiratif.
Lebih lanjut buku-buku yang diserahkan berisi dokumentasi pengawasan, kajian kepemiluan, serta kumpulan tulisan dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Seluruh buku tersebut akan ditempatkan di “Pojok Literasi Demokrasi”, sebuah sudut khusus di ruang layanan Dispusip Sukoharjo yang menyediakan bahan bacaan terkait pemilu dan demokrasi.
Dalam kegiatan ini, dari pihak Bawaslu Kabupaten Sukoharjo diwakili oleh Asis Sulistiyanto, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, serta Dwi Setiyono, selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO). Keduanya disambut dan diterima dengan baik oleh Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sukoharjo, Turnadi, S.E.
Dalam kesempatan tersebut, Asis Sulistiyanto menjelaskan bahwa literasi demokrasi merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan pelanggaran pemilu. “Masyarakat yang cerdas yang memiliki literasi yang baik akan lebih kritis dan aktif dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur dan adil. Kami berharap, buku-buku ini menjadi jendela informasi dan inspirasi bagi masyarakat tentang kepemiluan dan demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi Setyono juga turut menambahkan bahwa program ini menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan lembaga pengawas pemilu kepada masyarakat. “Kami ingin masyarakat mengenal Bawaslu tidak hanya saat masa kampanye, tapi juga lewat kontribusi intelektual seperti ini. Harapannya, ke depan akan terjalin kolaborasi berkelanjutan dengan Dispusip Sukoharjo maupun dengan instansi lain,” jelasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan secara simbolis dari perwakilan Bawaslu Sukoharjo kepada perwakilan Dispusip Sukoharjo, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Melalui penyerahan buku ini juga menjadi simbol sinergi antara kedua instansi. Dengan adanya “Pojok Literasi Demokrasi”, menegaskan komitmen Bawaslu Sukoharjo dalam membangun masyarakat yang melek pemilu dan demokrasi.
Penulis dan Foto: Yudhi A.
Editor: Ramdhan H.