Bawaslu Sukoharjo Ikuti Literasi Pojok Pengawasan, Bahas Pengawasan Pemilu di Wilayah Perbatasan
|
SUKOHARJO – Bawaslu Kabupaten Sukoharjo turut serta dalam kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Vol.8 yang digelar oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin (19/1), pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini mengangkat tema “Hambatan dan Tantangan Pengawasan Pemilu di Wilayah Perbatasan” sebagai upaya memperkuat pemahaman, pendidikan, dan partisipasi masyarakat di masa non-tahapan pemilu/pemilihan.
Acara yang diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah ini menjadi ruang diskusi untuk membedah isu-isu pengawasan di wilayah perbatasan. Dalam forum tersebut, dibahas pemetaan wilayah perbatasan di Provinsi Jawa Tengah, identifikasi tahapan pemilu yang berpotensi menimbulkan kerawanan, serta variabel-variabel yang memengaruhi kerawanan di daerah perbatasan.
Diskusi semakin mendalam dengan hadirnya narasumber yakni Yosef Harry Suyadi, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, yang membagikan pengalaman empiris dalam mengelola pengawasan pemilu di wilayah perbatasan negara. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi di perbatasan sebagai faktor penting dalam pengawasan.
Sementara itu, Ujang Taufik Nur, Anggota Bawaslu Kabupaten Cilacap, menyampaikan praktik pengawasan di wilayah perbatasan antarkabupaten dan antarprovinsi. Menurutnya, tantangan seperti mobilitas masyarakat yang tinggi serta perbedaan karakteristik wilayah, menuntut strategi pengawasan yang adaptif.
Kegiatan Literasi Pojok Pengawasan ini menjadi wadah pembelajaran bersama bagi jajaran pengawas pemilu di Jawa Tengah, termasuk Bawaslu Sukoharjo, untuk memperkaya perspektif dan memperkuat kapasitas kelembagaan. Dengan adanya forum ini, diharapkan pengawasan pemilu di wilayah perbatasan dapat dilakukan secara lebih efektif, partisipatif, dan responsif terhadap dinamika lokal.
Penulis: Ramdhan Hardiyanto
Editor: Prasto Efrizal N.