Bawaslu Sukoharjo Hadiri Sosialisasi Pendidikan Politik Bersama Tokoh Masyarakat di Menara Wijaya
|
SUKOHARJO — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menghadiri undangan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai narasumber dalam kegiatan “Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sukoharjo”, yang digelar pada Kamis, 24 Juli 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Menara Wijaya lantai 9 dan dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat, PKK, dan Karang Taruna dari tiga kecamatan, yakni Gatak, Baki, dan Kartasura, dengan total peserta mencapai 70 orang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Budi Santoso Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sukoharjo. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan pentingnya pendidikan politik berbasis nilai-nilai kebangsaan agar masyarakat semakin aktif dan cerdas dalam menentukan pilihan serta berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Acara yang dimoderatori oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Hubungan Masyarakat (Poldagri dan Polhumas), Kiswanto, menghadirkan dua narasumber utama, yakni Supriyanto selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran serta Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, serta Widoyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo dari Fraksi PKB, yang hadir mewakili Ketua DPRD.
Dalam pemaparannya, Widoyo menekankan pentingnya kesadaran politik masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan. “Pemimpin itu cerminan dari masyarakatnya. Kalau masyarakatnya baik, yang dipilih juga pemimpin yang baik. Tapi kalau masyarakatnya buruk, maka yang terpilih pun bisa jadi pemimpin yang buruk,” tegasnya, disambut anggukan setuju dari peserta.
Sementara itu, Supriyanto menyampaikan bahwa Bawaslu Sukoharjo selama ini juga sangat antusias dalam mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula, untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. “Pemilu yang jujur dan adil bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan masyarakat sebagai pengawas partisipatif adalah kunci utama untuk menjaga kualitas demokrasi,” ujar Supriyanto.
Kegiatan sosialisasi berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta hingga selesai pada siang hari. Kemudian, kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen penyebar informasi dan pendidikan politik di lingkungannya masing-masing, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan iklim politik yang sehat dan bermartabat di Kabupaten Sukoharjo.
Penulis dan Foto: Yudhi Atmaja
Editor: Ramdhan Hardiyanto