Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sukoharjo Gelar Sosialisasi Guna Wujudkan Lingkungan Kerja Ramah Anak

Bawaslu Sukoharjo Gelar Sosialisasi Guna Wujudkan Lingkungan Kerja Ramah Anak

SUKOHARJO – Dalam rangka melaksanakan Keputusan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 75/HK.01.01/K1/04/2026 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kebijakan Inklusif. Guna mengintegrasikan prinsip inklusivitas, kesetaraan, non-diskriminasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Bawaslu Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Bawaslu Inklusif. Acara berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Sukoharjo pada Selasa (15/9) pukul 08.30 WIB.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki, yang menegaskan komitmen lembaga pengawas pemilu dalam menggelorakan nilai-nilai kesetaraan.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas sebagai orang tua dan tanggung jawab pekerjaan.

“Sebagai orang tua kita harus tetap membagi porsi dalam pekerjaan, jangan sampai menghilangkan perhatian pada keluarga, terutama anak-anak. Mereka membutuhkan kasih sayang dari kita,” ujarnya.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bidang KPA UPTD PPA Kabupaten Sukoharjo, Miftah Candra Ardi, yang mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini telah tercatat 117 kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sukoharjo.

Menurutnya, angka tersebut hanyalah puncak dari fenomena yang lebih besar karena masih banyak kasus tersembunyi.

Miftah menjelaskan bahwa bentuk kekerasan terhadap anak dapat berupa fisik, seksual, psikis, maupun penelantaran.

Bawaslu Sukoharjo Gelar Sosialisasi Guna Wujudkan Lingkungan Kerja Ramah Anak

Ia juga mengingatkan adanya ancaman baru berupa kekerasan digital, seperti cyber bullying, ancaman daring, penyebaran konten pribadi, hingga ajakan dari orang asing.

“Cara mengatasi hal ini adalah dengan mendampingi anak saat berselancar di internet, mengajarkan etika digital, serta membuka komunikasi dua arah antara orang tua dan anak,” paparnya.

Kegiatan semakin interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti oleh seluruh peserta, baik pimpinan maupun staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.

Berbagai pertanyaan dan pengalaman dibagikan, mulai dari upaya pencegahan hingga strategi pendampingan anak di era digital.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Sukoharjo menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai lembaga pengawas pemilu, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perlindungan anak.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya kerja yang inklusif, ramah anak, serta bebas dari kekerasan.

Penulis: Ramdhan Hardiyanto

Penyunting: Prasto Efrizal N.