Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sukoharjo Apresiasi Dukungan TNI dalam Pemilu 2024, Perkuat Sinergi dengan Kodim Sukoharjo

Bawaslu Sukoharjo Apresiasi Dukungan TNI dalam Pemilu 2024, Perkuat Sinergi dengan Kodim Sukoharjo

Sukoharjo, 5 Mei 2025 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo melakukan kunjungan resmi ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0726/Sukoharjo pada hari ini. Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan oleh jajaran TNI, khususnya Kodim Sukoharjo, dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo bersama jajaran menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Supri Siswanto, S.H., M.I.P., atas peran aktif dan kerja sama solid yang telah terjalin selama proses tahapan pengawasan pemilu. Keberadaan TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah, mendukung distribusi logistik, serta membantu penanganan potensi kerawanan pemilu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun penyelenggara pemilu di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kolaborasi yang telah dibangun selama ini. Sinergi antara Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan TNI terbukti mampu menjaga stabilitas demokrasi dan keamanan selama pesta demokrasi berlangsung,” ujar Ketua Bawaslu Sukoharjo.

Sebagai bentuk apresiasi, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo menyerahkan dua buku kepada Kodim 0726/Sukoharjo, yaitu karya dokumentasi dan refleksi pengawasan pemilu yang diterbitkan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah serta buku karya Bawaslu Kabupaten Sukoharjo sendiri. Buku tersebut secara simbolis diserahkan kepada Dandim 0726/Sukoharjo dan diterima dengan hangat sebagai bagian dari penguatan literasi pengawasan dan demokrasi di lingkungan TNI.

Dalam suasana penuh keakraban, diskusi juga mengalir pada pembahasan perkembangan sumber daya manusia masyarakat Indonesia saat ini. Disoroti bahwa SDM generasi muda kini tidak hanya dituntut memiliki soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi, dan etika, tetapi juga hard skill seperti pemanfaatan teknologi dan kemampuan analisis. Dengan adanya wacana wajib militer yang mulai digaungkan kembali, diharapkan TNI dan lembaga sipil seperti Bawaslu dapat saling mendukung untuk membangun karakter kebangsaan dan kedisiplinan generasi muda secara menyeluruh.

“Kemajuan teknologi dan intelektual masyarakat saat ini harus dibarengi dengan semangat nasionalisme dan disiplin. Inilah titik temu antara pembinaan TNI dan peran Bawaslu dalam membentuk warga negara yang sadar hukum dan demokrasi,” ungkap Dandim.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol keberlanjutan kerja sama yang erat antara Bawaslu dan TNI dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan keutuhan NKRI, khususnya di Kabupaten Sukoharjo.

Penulis : Yudhi Atmaja